Edu News

Edu Kartun

Edu Kartun
Stop Kekerasan Dalam Pendidikan!

Edu School

Edu Campus

Edu Job

Edu Opini

Kamis, Maret 14, 2019

Lowongan beberapa formasi guru pondok modern selamat

SemarangEdu.com     Kamis, Maret 14, 2019  No comments

 Pondok Modern Selamat Kendal membuka lowongan guru dengan status karyawan tetap dengan tawaran gaji sebesar Gaji Rp. 3,2 juta.

Adapun formasinya antara lain guru pendidikan agama Islam (PAI), guru bahasa jawa, guru Seni budaya, guru Olahraga, dan guru Bahasa Arab.

Syarat pendaftaran antara lain membuat lamaran yang ditujukan kepada panitia penerimaan karyawan tetap, pendidikan S1 Linier, daftar riwayat hidup, foto copy ijazah dan Transkrip Nilai yang dilegalisir, fotto copy KTP 1 lembar  ftoo 4x6 berwarna 2 Iembar.

Pelamar juga harus bersedia tinggal di asrama bagi yang belum menikah

Berkas dikirim langsung atau via Pos atau datang langsung ke pimpinan Pondok Modern Selamat Kendal. Tidak disebutkan kapan waktu berakhir pengumuman ini, info bisa menghubungi 085326679680 (Bp Yakub) atau inbox ke akun Facebook Diana lndri Astuti.

Rabu, Maret 13, 2019

Hendak pakai SKTM untuk PPDB? Simak penjelasan Ganjar ini

SemarangEdu.com     Rabu, Maret 13, 2019  No comments

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menggagas penghapusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dalam persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Gagasan itu muncul setelah mengevaluasi sektor pendidikan Jawa Tengah 2018.

“Sudah ada pengkajian dan penjajakan untuk memisahkan syarat SKTM dalam penerimaan (PPDB). Kalau tidak mampu ya kita kasih beasiswa,” kata Ganjar Pranowo, Jumat 4 Januari 2019 sebagaimana dalam serat.id.

Menurut  Ganjar, pencantuman SKTM dalam persyaratan penerimaan siswa baru di SMA/SMK beberapa waktu lalu menuai masalah. Di antaranya banyak SKTM palsu yang dibuat orang tua siswa agar anaknya mendapat tambahan nilai sehingga dapat diterima di sekolah favorit.

“SKTM kami usulkan tidak bisa lagi masuk syarat daftar sekolah. Mohon maaf siswa yang nilainya kurang tidak bisa lagi pakai SKTM apalagi memilih sekolah,” kata Ganjar menjelaskan.

Selain itu SKTM palsu justru menggeser siswa yang benar-benar tidak mampu. Dengan begitu Pemprov Jateng akan menyiapkan bantuan lain yang lebih tepat sasaran dan mendidik dalam bentuk beasiswa.

Gagasan yang ia sampaikan  tersebut telah diketahui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Hal itu ia sampaikan ke menteri, usai sengkarut SKTM saat penerimaan siswa baru tahun 2018 lalu lalu. “Beberapa kali menjalin komunikasi dengan menteri yang menjanjikan penyesuaian peraturan dengan kondisi sosiologis di daerah,” katanya.

Ide menghapus SKTM diganti dengan  perangkat sahih untuk mememvalidasi siswa dari keluarga tidak mampu. Ia mencontohkan dengan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan data kependudukan daerah.

Ganjar menjelaskan kondisi ekonomi calon siswa sebenarnya bisa dicek dalam data kependudukan di Kemendagri. Di situ sudah ada tanda-tanda siapa yang masuk kategori-kategori, data itu jauh lebih mudah mengaplikasikan di dalam kontrol terhadap calon siswa.

“Sementara kita hanya bisa diberi hardcopy-nya. Kita ngalahin saja untuk melakukan verifikasi faktual secara manual,” kata Ganjar menegaskan. (serat.Id) 


Ini cara yang dilakukan siswa SMA 3 Semarang untuk mengenal desa

SemarangEdu.com     Rabu, Maret 13, 2019  No comments


Kendal. Kegiatan “Live In” kembali diselenggarakan oleh SMA Negeri 3 Semarang di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diadakan selama empat hari mulai Senin-kamis (4-7/3)

“Live In” adalah kegiatan siswa kelas X SMA 3 semarang untuk hidup bersama dengan keluarga penduduk wilayah tertentu dalam beberapa hari untuk mengikuti aktivitas kehidupan sehari-hari mereka.

Banyak aktivitas di pedesaan yang hampir tidak pernah diketahui atau dialami oleh para siswa. Kegiatan itu antara lain membajak sawah, menanam padi, membungkus jambu biji, merawat cabai, mencari rumput untuk ternak kambing, membuat gula aren, membuat kolang kaling, berjualan jamu gendong, dan berbagai aktivitas lainnya. Para siswa selama empat hari “dititipkan” kepada orang tua asuh untuk ikut beraktivitas sesuai dengan profesi orang tua asuhnya.

Kegiatan ini bermaksud untuk  membangun karakter siswa agar memiliki kepekaan sosial yang tinggi, sehingga mampu mengatasi berbagai persoalan hidup secara mandiri dalam kondisi serba keterbatasan.

Hari pertama ditempatkan di rumah-rumah warga banyak siswa yang mengeluh dan tidak dapat tidur karena kaget dengan kondisi rumah yang ditempati. Para siswa syok ketika mendapati disamping kamarnya terdapat kandang sapi yang menyebarkan aroma menyengat menerobos sela-sela kamar.

“Saya kaget sekali, malam hari keadaan gelap dan terdengar suara sapi. Selain itu, baunya menyengat ke kamar saya”, cerita Amel siswi kelas X Mipa 3.

Hari kedua dan ketiga para siswa beraktivitas penuh dari pagi hingga sore mengikuti kegiatan orang tua asuhnya ke sawah, kebun, pasar, dan tempat-tempat lainnya.

Hari keempat siswa persiapan pulang. Setelah berpamitan dengan orang tua asuh, para siswa kembali ke Semarang dengan membawa berjuta kenangan yang tak akan terlupakan sepanjang hidupnya.

Inilah labotarorium paling besar di dunia pendidikan, yaitu kehidupan nyata sehari-hari di masyarakat,  baik yang ada di sekeliling  maupun berjauhan, selama dapat di akses oleh siswa/anak. Segala bentuk peristiwa dan fenomena kehidupan baik secara langsung maupun tidak langsung akan menjadi pengamatan, pembelajaran sekaligus teladan bagi para remaja

Selasa, Maret 12, 2019

Peringati Dies Natalis, UNNES Gelar Dzikir Bersama Al-Khidmah

SemarangEdu.com     Selasa, Maret 12, 2019  No comments
Semarang. Dalam gelaran lanjutan Dies Natalis UNNES ke-54, UNNES  UNNES Berdzikir bersama jamaah Al- Khidmah, Sabtu (9/3).

Gedung auditorium menjadi saksi dalam gelaran dzikir akbar yang pertama kali digelar ini.

Dzikir ini dihadiri oleh Rektor UNNES beserta jajaran pimpinan UNNES seperti Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, beserta dosen dan Dharma Wanita.

Dalam Dzikir ini pula, turut hadir kerabat alim ulama dari berbagai daerah dan dimeriahkan oleh ribuan peserta dari mahasiswa serta warga sekitar Gunung pati.

Adapun susunan acara ini dimulai dengan Dzikir bersama, sambutan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fatkhur Rohman MHum, dibalas sambutan perwakilan Al-Khidmah dan Tausiah.

Dalam Dzikir ini, Rektor berharap dengan dilangsungkannya kegiatan ini, UNNES akan semakin jaya dan mendunia dengan dzikir dan doa bersama yang dilantunkan diharapkan UNNES semakin cepat sampai pada titik tersebut.

Dengan prestasi dari mahasiswa dan dosen yang kian meningkat dari waktu ke waktu maka bukanlah hal yang mustahil untuk UNNES mencapai reputasi Internasional.

Ketua Pengurus Pusat Jamaah Al-Khidmah Joko Suyono menyampaikan harapannya dalam kegiatan akbar ini. Ia berharap keberkahan yang diberikan pada semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut.

“Al-Khidmah merupakan perkumpulan majelis Dzikir yang didirikan oleh Ahmad Asrori Al-Ishaqi. Majelis ini tidak memihak pada kubu manapun. Majelis ini bukan hanya milik jemaat tetapi milik bangsa bahkan dunia seperti UNNES yang mendunia,” imbuhnya.

Dzikir ditutup dengan tausiah sekaligus doa bersama untuk keselamatan umat. Kegiatan serupa bertajuk UNNES Bersholawat akan diadakan di tempat yang sama pada Kamis (21/3) mendatang.

Lowongan guru kelas SD Muhammadiyah 12 Semarang

SemarangEdu.com     Selasa, Maret 12, 2019  No comments
SD Muhammadiyah 12 Semarang membuka lowongan kerja untuk posisi guru kelas.

Adapun syaratnya antara lain bisa membaca Al Qur'an, alumni PGSD/PGMI.

Aplikasi lamaran dibawa langsung ke Jl.Mintojiwo Dalam II, antara 9-12 Maret 2019. Kontak yang dapat dihubungi adalah 087833376308 atau 085640962585

Ponpes Sekitar UIN (2) : Ponpes Alhikmah Tugurejo

SemarangEdu.com     Selasa, Maret 12, 2019  No comments
2. Ponpes Alhikmah Tugurejo

Bagi para calon mahasiswi yang ingin menghafalkan alquran, ponpes ini layak menjadi tujuan. Disamping karena letaknya strategis di ruas jalan walisongo, juga suasananya sosio geografisya mendukung.

Terletak di desa tugurejo tugu Semarang, tepatnya dibawah bukit candi tugu,
Ponpes ini menampung ratusan santriwati yang sebagian besar menghafalkan alquran. Beberapa diantara santriwati adalah mahasiswa UIN Walisongo, namun sebagian merupakan santri murni bukan mahasiswi.

Baca : Pondok pesantren di sekitar kampus Semarang

Ponpes alhikmah  didirikan pada pertengahan tahun 90an yakni 1995, oleh KH. Amnan Muqoddam beserta istri nyai Rofiqotul Makiyah alhafidzah, kini beliau berdua masih menjadi pengasuh dibantu oleh dua putra dan menantunya.

Sistem pengajian seperti ponpes tahfidz lainnya, yakni sorogan, Bandongan, setoran dan lain sebagainya.

Meski terkenal dengan pesantren tahfidz, namun kitab kuning yang menjadi  ciri khas pesantren tidak ditinggalkan.


Senin, Maret 11, 2019

Ponpes sekitar UIN (1) : Ponpes Raudltatut Tholibin Tugurejo

SemarangEdu.com     Senin, Maret 11, 2019  No comments
1. Ponpes Raudlatut Tholibin Tugurejo
Bagi mahasiswa UIN Walisongo, ponpes ini sudah akrab di telinga mereka. Terletak kurang dari 3 km dari kampus 2 maupun 3 UIN Walisongo, menjadikan ponpes ini pilihan favorit sebagian mahasiswa UIN.

Ponpes ini termasuk ponpes lama, didirikan pada tahun 1980 an silam dengan pengasuh pertama KH. Zainal Asyikin. Selepas beliau wafat, kini dilanjutkan oleh KH. Muhammad Qolyubi S.Ag selaku putra, KH Drs. Mustaghfirin, KH. Abdul Kholiq Lc, dan Gus Ruhani, MPd.

Baca: Pondok pesantren di sekitar kampus Semarang

Sistem pengajian dengan sistem Bandongan dilaksanakan di Aula ponpes, sedangkan pengajian sistem Bandongan dilaksanakan di Aula TPQ Miftahul Shibyan, depan ponpes.

Waktu pengajian fleksibel sesuai dengan jadwal mahasiswa, yakni dilaksanakan pada malam sehabis maghrib, sehabis isya, dan sehabis subuh.

Beberapa kitab yang dikaji diantaranya adalah talim mutaalim, tafsir jalalain, tanbighul ghofilin, riyadus sholihin dan beberapa kitab lain.

Lokasi di jalan tugurejo rt 1 Rw 1 tugu Semarang. Website www.pprt-tugurejo.blogspot.com

Selanjutnya : Ponpes Sekitar UIN (2) : Ponpes Alhikmah Tugurejo