Senin, Maret 16, 2015

Olimpiade Ekonomi Islam Se-Jateng dimenangi ForSHEI UIN Walisongo

SemarangEdu.com     Senin, Maret 16, 2015  

 Tim Olimpiade UIN Walisongo

Tim Mahasiswa ForSHEI (Forum Studi Hukum Ekonomi Islam) UIN Walisongo Semarang meraih juara 1 olimpiade Ekonomi Islam menyisihkan 13 universitas di Jateng yang lolos seleksi. Olimpiade digelar di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada Sabtu - Senin, (7-9/3).

Tim ForSEI UIN Walisongo yang meraih juara satu yaitu Asep Saifurrohman semester 6, Ahmad Arief Widodo Semester 4, M Mughni Labib Fahmi semester 4, mereka bersaing dalam event Temu Ilmiah FoSSEI Regional Jawa Tengah 2015 dengan tema “Peningkatan Investasi Dalam Wisata Syariah Sebagai Competitive Advantage Indonesia Di Mea 2015” .

Temu Ilmiah FoSSEI Regional (Temilreg) Jawa Tengah 2015 dilaksanakan di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto yang diikuti oleh 13 Universitas se Jawa Tengah. Juara 2 disusul Politeknik Negeri Semarang (Polines) dan IAIN Purwokerto berada diurutan ketiga.

Kegiatan Temilreg yang merupakan event tahunan dari Forum Silaaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) selain bertujuan menjadi ajang kompetisi dan aktualisasi mahasiswa yang tergabung dalam FoSSEI, juga bertujuan untuk memberikan edukasi ekonomi Islam yang lebih mendalam kepada masyarakat khususnya mahasiswa.

Prof Dr Muhibbin, Rektor UIN Walisongo merasa bangga mahasiswa FEBI mampu meraih juara di event Jawa Tengah. “Kami sangat senang sekali, setiap tahun kami mendapat juara terus, biasanya tiga besar, tapi kali ini kami dapat meraih juara tiga besar, tahun 2014 juara 2 di Pekalongan, tahun 2013 juara 3 di IAIN Surakarta.

Muhibbin menambahkan, sebelum lomba berlangsung tim dari ForSHEI sudah mempersiapkan materi dengan matang. Dalam lomba ada beberapa rangkaian acara dalam event Temilreg 2015, diantaranya Seminar Nasional, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Video Ekonomi Islam dan Lomba Olimpiade Ekonomi Islam.

“Setelah melalui tahap penyisihan, Dua tim olimpiade ForSHEI UIN Walisongo berhasil lolos ke babak semifinal dengan nilai terbesar. Sistem yang dilombakan pada saat semifinal adalah Lomba Cerdas Cermat, kemudian tiga besar tim olimpiade masuk babak final dengan dihadapkan dengan soal studi kasus ekonomi Islam,” tambahnya.
source: walisongo.ac.id

,

SemarangEdu.com


Portal Berita Pendidikan, menyajikan berita-berita pendidikan yang aktual dan akurat dari kota metropolis Semarang |
Baca halaman utama→