Sabtu, Mei 23, 2015

Jawa Tengah Juara Umum OSN 2015

SemarangEdu.com     Sabtu, Mei 23, 2015  No comments

Sabtu, 23 Mei 2015  |  Abe Ziyad-Semarangedu



Yogyakarta.  Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-14 tahun 2015 resmi ditutup pada Sabtu (23/05/2015). Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 18 Mei 2015 di Provinsi  D.I. Yogyakarta hari ini secara ditutup langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan.

Anies dalam sambutannya memotivasi peserta, bahwa yang hadir saat ini merupakan anak-anak bangsa yang memiliki potensial luar biasa yang tersebar di seluruh penjuru negeri. "Adik-adik tidak boleh hanya selesai di tingkat nasional, tetapi harus terus mengukir prestasi di tingkat internasional," pesan Mendikbud.

Menurutnya, OSN menjadi salah satu momentum pembangunan manusia Indonesia. Pembangunan manusia perlu dimengerti bukan sebagai sumber daya manusia, karena diharapkan anak-anak Indonesia tidak hanya menjadi satu elemen kecil dari roda besar industri.

OSN ke-14 diikuti oleh 2.562 siswa seluruh Indonesia, memperebutkan 408 medali. Pelaksanaan OSN, kata Mendikbud, jangan melihat jumlah peserta ataupun jumlah medali yang akan didapatkan.

Dalam even nasional ini, Jawa Tengah berhasil keluar sebagai diri sebagai juara umum dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke 14 tahun 2015. Provinsi dengan ibu kota Semarang ini mengalahkan DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Banten dalam perolehan medali emas.

Jawa Tengah mengumpulkan 16 emas, 16 perak, dan 14 perunggu. Sementara DKI Jakarta berhasil mengumpulkan sembilan medali emas, Jawa Timur dan Banten masing-masing merebut lima emas. Pengumuman pemenang dan penyerahan medali ini dilakukan di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta oleh Mendikbud.

Di tahun 2016 mendatang, OSN akan digelat di Palembang, Sumatera Selatan. Prosesi penyerahan bendera OSN pun telah dilakukan pada acara penutupan hari ini dari pemerintah daerah Provinsi DI Yogyakarta ke Provinsi Sumatera Selatan.

,

SemarangEdu.com


Portal Berita Pendidikan, menyajikan berita-berita pendidikan yang aktual dan akurat dari kota metropolis Semarang |
Baca halaman utama→

0 comments :

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.