Rabu, April 15, 2020

Efek Corona, Bimbel Semarang Ini Layani Les Privat Daring

SemarangEdu.com     Rabu, April 15, 2020  No comments


tangkapan layar flyer aioprivat.com 


 Semarang. Pemerintah telah menerapkan social distancing dan physical distancing, efek dari adanya virus corona atau covid-19. Semua pihak harus menaati kebijakan ini dengan sebaik-baiknya. 

Beberapa sektor terpengaruh terutama sektor pendidikan. sudah beberapa pekan siswa terpaksa tidak masuk sekolah dan harus belajar dari rumah. Siswa tidak hanya berdiam diri sebagaimana libur biasa,  namun tetap belajar, didampingi orangtua. Namun, ada salah satu kendalanya, yakni  beberapa orangtua ada yang kurang menguasai materi pelajaran.

Hal ini direspon oleh salah satu bimbel di semarang yaitu Bimbel AIO dengan memberikan layanan les daring atau les online. Bimbel AIO Semarang telah menambahkan ragam layanannya dari hanya les privat di privat rumah dengan les privat daring atau les privat online. 

"Kami tidak ingin siswa ketinggalan pelajaran," tutur Choiriyah, owner bimbel dengan tagline  terbaik sejak 2014 ini kepada SemarangEdu, Rabo (15/4). 

Untuk program ini menurutnya tidak ada perbedaan signifikan dengan les privat di rumah, hanya jarak saja yang membedakan dan dipadukan dengan media. "Kami mendukung program social distancing dan physical pemerintah," lanjutnya. 

Selain les privat mapel, dari lamannya di aioprivat.com bimbel ini juga tampak tawaran les bahasa Inggris secara daring. Menurut sang owner, program ini untuk menjembatani para siswa maupun kalangan umum yang kesulitan mencari les atau bimbel saat ada wabah corona. 

"Target kita adalah para pencari beasiswa dan pelamar kerja perusahaan, CPNS, instansi, kepolisian, militer dan lain sebagainya yang ingin meningkatkan kemampuan TOEFL dan kemahiran bahasa inggris mereka, pungkasnya.

, ,

SemarangEdu.com


Portal Berita Pendidikan, menyajikan berita-berita pendidikan yang aktual dan akurat dari kota metropolis Semarang |
Baca halaman utama→

Comments
0 Comments

0 comments :

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.