Kamis, April 16, 2020

Kapan Siswa Semarang Berangkat Sekolah? Baca ini

SemarangEdu.com     Kamis, April 16, 2020  No comments


Semarang. Imbas Corona yang masih belum mereda, Masa kegiatan belajar dari rumah siswa PAUD, TK, SD dan SMP se-Kota Semarang yang semula direncanakan hanya sampai 13 April 2020 akhirnya diperpanjang, waktu perpanjangan saat ini belum bisa dipastikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, kepala sekolah wajib melaksanakan pemantauan secara berkesinambungan terhadap aktivitas guru, karyawan, dan peserta didik dalam pelaksanakan kegiatan belajar mengajar dan work from home (WFH). Sehingga, kebijakan yang ditetapkan ini berdampak positif sebagai bagian dari upaya pencegahan covid-19.

“Semua guru memantau siswanya masing-masing. Kami juga ada interaksi melalui WA group. Setiap guru juga melaporkan kegiatan mereka,” tutur Gunawan, Senin (13/4/).

Baca Juga: Siswa Madrasah Semarang Belajar Dari Rumah Hingga Akhir April

Menurut Gunawan sebagaimana dilansir beritajateng.net, ada berbagai media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan siswa selama belajar dari rumah. Masing-masing guru menyiapkan metode pembelajaran secara daring.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memiliki laman untuk belajar secara daring yang bisa diakses di https://belajar.kemdikbud.go.id/, Siswa juga bisa belajar melalui televisi milik pemerintah yakni TVRI. Selain  juga ada beberapa aplikasi belajar yang lain.

Tinggal pilih mau pakai yang mana untuk belajar,” katanya.

Dari sisi pendidik, Dinas Pendidikan juga telah memberikan pelajaran secara daring kepada perwakilan guru di masing-masing sekolah terkait cara belajar online. Harapannya perwakilan guru itu bisa membagikan ilmunya kepada guru yang lain agar dapat meningkatkan kompetensi siswa.

penulis : Hafidz Amimah

, ,

SemarangEdu.com


Portal Berita Pendidikan, menyajikan berita-berita pendidikan yang aktual dan akurat dari kota metropolis Semarang |
Baca halaman utama→

Comments
0 Comments

0 comments :

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.